Home / TOKOH / INGIN PECAHKAN REKOR SETIAP TAHUN NAILA NOVARANTI MELAWAT LOKASI EKSTREM TERJUN PAYUNG TAIWAN

INGIN PECAHKAN REKOR SETIAP TAHUN NAILA NOVARANTI MELAWAT LOKASI EKSTREM TERJUN PAYUNG TAIWAN

Indonesiadaily.co.id-, Sebagai penerjun payung Naila Novaranti berkeinginan terus untuk memecahkan rekor di setiap tahunnya dalam aksi terjunan payung di lokasi-lokasi yang dianggap paling ekstrem. Yang belum lama ini dia raih adalah, Ia pernah melakukan aksi nekat terjun payung diatas ketinggian Mount Everest pada bulan November 2018 di Nepal dalam kondisi cuaca yang berbahaya.

Naila Novaranti Penerjun Wanita Indonesia

Sudah banyak negara di kunjungi oleh Naila Novaranti sebagai professional penerjun payung wanita dari Indonesia, terutama negara di eropa sampai timur tengah. Hal itu dilakukan lantaran Naila Novaranti berprofesi sebagai instruktur profesional terjun payung dunia yang melatih para penerjun payung baik dari kalangan militer maupun sipil di 46 negara di dunia. Di informasikan bahwa Naila menjadi perempuan penerjun payung ekstrem pertama dari Indonesia yang akan mendapatkan penghargaan di Kongres Diaspora Internasional 2019 sebagai perempuan yang tinggal di luar negeri, bekerja, dan memilik prestasi sesuai profesinya yang direncanakan akan di serahkan pada 10 Agustus 2019 mendatang.

Diakhir medio Juli 2019 Naila panggilan akrab wanita kelahiran Jakarta 1981ini melakukan lawatan ke Taiwan dan menyempatkan diri mengunjungi beberapa lokasi pariwisata yang eksotis indah namun ekstrem untuk ide alternatif pilihan lokasi penerjunan parasutnya. Dalam melakukan lawatan selama empat hari di Taiwan selain jalan-jalan dan menikmati kuliner khas taiwan, Naila mengunjungi beberapa lokasi pariwisata yang paling beken disana seperti Taipei Zoo, Yehliu Geopark, Menara 101 Taipei Taiwan sampai pariwisata lampion Pingxi Old Street di Distrik Pingxi. Juga Naila dan pada diaspora sempat menjajal wind tunnel skydive indoor di Taichung Taiwan. Tempat tersebut menyediakan bagi siapa saja yang ingin belajar terbang secara indoor bernama iFly.

Naila Novaranti berssama suami di Taiwan

“Kebetulan ke Taiwan aku di undang panitia kongres Diaspora Indonesia, yang memang aku menjadi salah satu orang Indonesia yang tinggal di Luar negri dan memiliki Prestasi dibidang aku sebagai perempuan penerjung payung ektrim satu-satunya di Indonesia,” ujar Naila Novaranti kepada sejumlah awak media saat dibilangan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2019).

Ada tiga lokasi yang di kunjungi Naila yang merupakan lokasi – lokasi yang menurutnya punya tantangan tersendiri, seperti Yehliu Geopark adalah Taman Batu Karang plus pemandangan laut biru yang mempesona. Tempat wisata ini menyuguhkan pemandangan batu karang beraneka bentuk yang sangat menakjubkan yang berada di kawasan semenanjung dengan panjang 1.700 meter. Kemudian ada Menara 101 Taipei Taiwan, menara ini menjadi gedung tertinggi kedua di dunia yang memiliki 101 lantai dengan luas total 450.000 meter persegi.

Menurutnya, Taiwan memiliki lokasi – lokasi yang indah menakjubkan dan bisa sebagai alternatif lokasi untuk pendaratan terjun payungnya yang dianggap ekstrem. “Selain karena saya seneng mencari spot – spot pendaratan yang ekstrem, saya juga suka tantangan. Dan ternyata di Taiwan itu ada beberapa lokasi yang layak dijadikan tempat terjun payung yang ekstrem apalagi dengan view yang indah banget, harus di coba sih tapi belum tahu kapan karena butuh persiapan dan ijin juga. Tidak bisa asal terjun kita ada kode etiknya lah. Pokoknya cari lokasi baru sekaligus menikmati keindahan Taiwan”, bebernya.

Naila Novaranti di Taiwan

Yang terakhir ada Pingxi Old Street. Pingxi Old Street adalah kota yang kaya akan sejarah budaya dengan pemandangan alam yang indah yang dulunya bisa dinikmati sepanjang perjalanan dengan kereta. Ada teradisi kuno yang dilakukan di tempat tersebut adalah lokasi doa yang menjadi objek wisata ini dengan menerbangkan puluhan lampion.

“Ketiga tempat di Taiwan ini berbeda-beda tantangan ketika saya lihat pada saat saya berada di Taiwan, ketiganya merupakan tempat yang indah. Menurut saya Taiwan negaranya bagus dan indah. Saya dapat pengalaman baru, tempat baru, sesuatu yang baru, dan teman baru, itu aja sih yg penting have fun aja”, ujar Naila.

Menurutnya, setiap negara memiliki lokasi atau spot pendaratan banyak dan penuh tantangan namun yang harus di pikirkan apakah melakukan terjun payung dan pendaratan di lokasi – lokasi di negara – negara tersebut di ijinkan atau tidak.

Naila Novaranti bersama rekan Intai di Taiwan

“Untuk mencari spot pendaratan setiap negara sebetulnya banyak, ada saja. Cuma masalah clearent diijinkan atau tidak itu yang harus dipikirkan, karenakan pasti setiap negara berbeda-beda sistemnya”, pungkas Naila Novaranti yang akan melakukan rekor penerjunan di benua paling dingin di atlantik diakhir tahun 2019 ini. (lela; foto mus)

Bagikan :

About admin

Check Also

ERNI BAJO DINDA SAMA BERJUANG UNTUK PENDIDIKAN LEBIH BAIK

Indonesiadaily.co.id-, Ketika orang-orang dikampung tidak memahami betapa pentingnya pendidikan, saat itu juga sebuah cita-cita dan ...

SIAPA HABIB HUSEIN LUAR BATANG ?

Jakarta-Indonesia menjadi salah satu negara yang paling banyak disinggahi para wali—ulama Muslim yang diyakini memiliki ...

MENGENAL 7 ULAMA NUSANTARA YANG MENDUNIA

Jakarta-Sepatutnya kita bangsa Indonesia dan umat Islam bangga dan mengikuti jejak langkah para ulama pendahulu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *