Home / TOKOH / ERNI BAJO DINDA SAMA BERJUANG UNTUK PENDIDIKAN LEBIH BAIK

ERNI BAJO DINDA SAMA BERJUANG UNTUK PENDIDIKAN LEBIH BAIK

Indonesiadaily.co.id-, Ketika orang-orang dikampung tidak memahami betapa pentingnya pendidikan, saat itu juga sebuah cita-cita dan keinginan menjadi seseorang yang berilmu dan punya pengaruh, sehingga bisa mempengaruhi semua orang untuk sekolah dan memahami betapa pentingnya pendidikan bagi anak-anak.

Erni Bajo Pejuang Pendidikan

“Saya orang Bajo, saya banyak mengalami diskriminasi, saya banyak melihat kesenjangan sosial yang diciptakan oleh orang-orang Bagai (orang non Bajo), saya mengalami bagaimana saya dicibir, dicemooh, dianggap tidak diperhitungkan dalam pergaulan sosial karena saya orang Bajo. Beberapa kelompok etnis menganggap orang Bajo identik dengan kumuh, kotor keterbelakangan pendidikan. Hal ini yang membuat saya terusik dan memiliki cita-cita dan harapan besar suatu saat Bajo akan menjadi sesuatu yang mahal, bernilai, cantik, dan seksi yang dimiliki Bangsa Indonesia, mengingat Bajo tersebar hampir di semua pelosok Indonesia dan menghuni  hampir semua pesisir di Nusantara”, ujar Erni Bajo.

Erni Bajo atau Erni Bajau, demikian orang mengenalnya, seorang wanita yang lahir di sebuah rumah kecil diatas laut. Di perkampungan  Bajo bernama Langara Laut, kecamatan Wawonii (sekarang kelurahan Langgara Laut, kecamatan Wawonii Barat, kabupaten Konowe Kepulauan). Sebagai anak sulung dan memiliki tujuh adik. Lahir dari seorang ibu Siti Maemunah dan seorang ayah bernama Kamili, dimana kedua orang tuannya tidak memiliki latar belakang pendidikan yang memadai. Ayah berasal dari desa Mantigola yang hanya menamatkan SMA dan ibunya yang berasal dari Langara Laut tidak pernah mengenyam pendidikan dan harus mengajarkan mebaca dan menulis kepada ibunya.

Prestasi sering juara kelas saat dibangku sekolah menggenjot keinginan dinda sama (wanita Bajo) yang lahir pada 23 Maret 1980 untuk melanjutkan keperguruan tinggi. Keadaan ekonomi keluarga, pola pikir masyarakat Bajo dikampung yang menganggap anak perempuan yang bersekolah tinggi dan keluar dari rumah orang tua demi ambisi sekolah (yang hanya pantas dilakukan anak lelaki), dianggap berontak dari tradisi, mempengaruhi psikologi orang tua sehingga menimbulkan konflik keluarga.

Peran guru-gurunya membantu memberikan pemahaman pada kedua orang tua betapa pentingnya pendidikan dengan harapan adanya perbaikan masa depan keluarga meluluhkan sikap keras hati orang tua, sampai akhirnya sampai di jenjang pendidikan paling tinggi yakni sedang menjalani preses masa akhir studi Program Doktor di Universitas Negeri Jakarta dengan mengambil jurusan Pendidikan Bahasa (Bahasa Indonesia).

Erni Bajo Si Pelopor Pendidikan

Kesibukan lain Erni Bajo adalah dia tercatat sebagai Dosen Tetap Non PNS di Universita Halu Oleo dengan masa tugas berakhir pada maret 2017 setelah mendapat izin tiga belajat dibtahun 2015. Ketika masa izin tugas belajar berakhir, disamping kuliah dia tetap menjalani pekerjaan sebagai Dosen Luar Biasa di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta. Selain itu dia juga menulis novel yang berjudul Manusia Perahu Terakhir (sejarah semi fiksi tentang orang Bajo). (nia; foto yy)

Bagikan :

About Yayo Sulistyo

Check Also

Tuan Guru Ijai, Mentari Dari Tanah Banjar

Indonesiadaily Kalsel-Mentari dari tanah Banjar dan segudang gelar kekaguman siapapun, terhadap  Tuan Guru Ijai. Itulah ...

3 comments

  1. Kartininya anak sama/bajo. Dimana mana realita itu nampak sebagai sebuah pemandangan yang tidak unik lagi. Diskriminasi bagai (orang diluar suku bajo) merilis hati. Dalam kenyataan itu lahirlah sosok yang mau meretas itu semua sekalipun dalam kondisi yang tidak memungkinkan. Namun masih punya kekuatan yakni cita cita dan niat yang membara untuk menjawab tantangan di komunitas sama bajo. Sukses selalu saudariku
    Danakangku sama.

  2. Dinda samah bajau yang ulet

    Maju terus danakanku

  3. Pramudya A.Taufik

    Selamat dan sukses , terus berjuang untuk memberi kebanggaan kepada orang tua , kerabat dan masyarakat Bajo serta kepada nusa dan bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *