Home / PESONA WISATA / MESASTILA RESORT KEINDAHAN PEMANDANGAN 8 GUNUNG

MESASTILA RESORT KEINDAHAN PEMANDANGAN 8 GUNUNG

Indonesiadaily.co.id-, Ditengah kemajuan jaman dan modernisasi di seluruh dunia membuat masyarakat yang sudah mapan kehidupannya mencari hiburan dengan nuansa pedesaan dengan kuliner tradisional. Berangkat dari kenyataan itu, pengelola Mesastila Resort mencoba menggaet wisatawan dengan sajian serba nuansa tradisional.

Mesastila Kopi

“Mesastila Resort dikelilingi 8 gunung dengan pemandangan yang indah”, ujar Laila Purnamasari Senior Manager Mesastila Resort.

Ketika kita memasuki area Mesastila diatas area tanah 22 hektar, pengunjung disuguhi bangunan Belanda dan Jawa dengan pemandangan gunung Andong yang sangat menawan. Buat penikmat sejati manajemen Mesastila Resort juga menyediakan kopi hasil kebun kopi hasil perkebunan di area Mesastila yang sudah di tanam secara turun temurun. “Kopinya Joss, nikmat, cocok dengan lidah orang Indonesia,” ujar Fauzan salah satu pengunjung setelah menikmati kopi pagi.

Ngomongin soal kopi tak bisa hanya satu dimensi, anyak kisah yang berkembang karena tanaman yang pernah diharamkan oleh Vatikan itu. Begitu pula dengan cerita yang satu ini, seorang Belanda yang mendirikan kebun kopi Karangrejo seluas 22 hektare di dataran tinggi Magelang  Sayangnya tidak banyak dokumentasi tertulis tentang sosok pemilik kebun kopi bernama Gustav Van Der Swan itu.

Kopi hasil kebun Mesastila Resort

Konon di kebun kopi itu hanya ditanam jenis Robusta yang memang cocok dengan kondisi iklim Magelang yang dingin karena dikelilingi lima gunung tinggi, yakni Telomoyo, Andong, Sindoro, Merapi, dan Merbabu. Kebun kopi itu masih beroperasi hingga kini, hidup berdampingan dengan puluhan bangunan vila yang berdiri.

Seperti diungkapkan Laila usaha kopi Gustav berjalan mulus hingga Perang Dunia II meletus. Menurut Wiwid, ia lalu memutuskan untuk menjual kebunnya kepada bangsawan Solo bernama Pak Tjokro, sebelum akhirnya kembali ke Belanda bersama salah satu istri dan anak-anaknya. “Istri yang orang Indonesia tetap tinggal di sini dengan anak-anaknya”, jelas Laila.

Mesastila Resort dengan view Gunung

Bagi penggemar olahraga pihak Mesastila juga menyiapkan tempat Yoga dan Pencak Silat sekaligus pelatihnya. Untuk menarik wisatawan mancanegara, Misastila menggelar event lomba lari Mesastila Peaks Callenge ke 9 “Tahun ini insya Allah akan kami gelar pada tanggal 4-6 Oktober 2019,” pungkas Laila Purnamasari (Buyil)

Bagikan :

About admin

Check Also

POLTEKPAR MAKASAR GANDENG BREDA UNIVERSITY BELANDA TINGKATKAN KOMPETENSI SDM PARIWISATA INDONESIA

Indonesiadaily.co.id-, Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggandeng Breda University of Applied Science Belanda untuk bekerja sama ...

KEMENPAR KEMBANGKAN POTENSI PANTAI WIDARAPAYUNG CILACAP SEBAGAI DESTINASI SURFING

Indonesiadaily.co.id-, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) segera mengembangkan potensi wisata selancar atau surfing di Pantai Widarapayung yang ...

KEMENTERIAN PARIWISATA DORONG PENGEMBANGAN PARIWISATA BERKELANJUTAN JADI PROGRAM PRIORITAS

Indonesiadaily.co.id-, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong program pengembangan pariwisata berkelanjutan atau Sustainable Tourism Develompent jadi program ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *