Home / PESONA WISATA / INDUSTRI PARIWISATA CEPAT ATAU LAMBAT AKAN MENGHADAPI PERUBAHAN

INDUSTRI PARIWISATA CEPAT ATAU LAMBAT AKAN MENGHADAPI PERUBAHAN

Indonesiadaily.co.id-,  Dalam suatu kesempatan acara seminar di Jakarta, tatkaka bersama awak media, Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya memberikan penjelasan bahwa industri pariwisata cepat atau lambat akan menghadapi perubahaan yang revolusioner. Perubahan itu harus mengikuti perubahan gaya hidup konsumen.

Digitaling Pariwisata Indonesia

Tidak dapat ditampik, pernyataan Menteri Pariwisata Republik Indonesia itu benar adanya. Saat ini sudah berada di depan mata, nyatanya industri pariwisata Indonesia menuju ke arah perubahan yang mengikuti gaya hidup konsumen. Perubahaan gaya hidup tersebut makin go digital, komunikasi bersifat personal, mobile, dan interaktif. Saat ini sekitar 70% pencarian dan sharing data menggunakan cara digital. Media digital dinilai empat kali lebih efektif dalam menyampaikan pesan  dari pada media konvensional.

Revolusi digital tidak bisa dihindari, tidak terkecuali pada industri pariwisata. Berdasarkan data dari organisasi pariwisata dunia yang dikeluarkan ahkir 2017, diketahui 82% wisatawan lebih suka mencari langsung informasi destinasi dengan menggunakan platform digital. Sisanya  53% untuk mencari akomodasi, 47% untuk mengetahui transportasi  di destinasi wisata, 36% wisatawan menggunakan platform digital untuk rekomendasi  tempat makan dan 40% untuk mencari aktivitas wisata yang dilakukan di destinasi. Platform digital ini menghubungkan langsung penyedia jasa dengan konsumen.

Digitaling Industri Pariwisata Indonesia

Karenanya untuk menghadapi tantangan itu berbagai pihak yang berada dalam wadah industri pariwisata mau tidak mau mereka mesti meluncurkan produk digital. Seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia disingkat PHRI yang meluncurkan bookingina.com. Platform ini  mengumpulkan berbagi hotel dan restoran yang bergabung di PHRI untuk menjual dan menerapkan sharing economy.

Juga Association of the Indonesia  Tours and Travel Agencies, disingkat Asita,  mencuatkan AsitaGo, www.asitago.co.id. AsitaGo  merupakan sistem  dan jaringan distribusi  untuk produk dan jasa industri pariwisata yang memungkinkan anggota Asita dapat mengakses serta  berbisnis produk maupun  jasa pariwisata secara online. Produk dan jasa yang menjadi lingkup AsitaGo saat ini antara lain tiket pesawat domestik dan internasional, kamar hotel, kereta api, paket wisata domestik dan internasional, serta paket haji umroh.

Revolusi Digital Pariwisata Indonesia

Revolusi digital di ranah industri pariwisata pun tiba. Peluncuran platform digital dalam industri pariwisata Indonesia itu diharapkan menjadi tonggak digitalisasi industri pariwisata nasional, supaya siap menghadapi persaingan global. (snm; foto din)

Bagikan :

About Yayo Sulistyo

Check Also

GEBYAR WISATA DAN BUDAYA NUSANTARA 2018 TAMPILKAN 500 OBYEK WISATA

Indonesiadaily.co.id-, Dalam rangka  mempromosikan objek wisata daerah di Indonesia seperti obyek wisata pegunungan, pertanian, lingkungan, ...

EVENT YOGA FESTIVAL 2018 TINGKATKAN HUBUNGAN BILATERAL INDONESIA DAN INDIA

Indonesiadaily.co.id-, Dalam rangka peringatan hari Yoga Internasional ke-4, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Duta Besar ...

MENPAR MERESMIKAN CALENDAR OF EVENT GORONTALO 2018

Indonesiadaily.co.id-, Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik, Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar bedagam kegiatan pariwisata ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *