Home / PELANGI / SELAMAT DATANG HANTU BARU DI FILM INDONESIA

SELAMAT DATANG HANTU BARU DI FILM INDONESIA

Indonesiadaily.co.id-, Siapa sebenarnya hantu baru itu, yang sekarang ini bergentayangan alias diputar di sekian bioskop di beberapa kota Indonesia. Hantu baru tersebut bernama Arumi. Film terbaru karya Nayato Fionala, sutradara yang paling banyak menghasilkan film bergenre horor. Tidak terkecuali Arumi ini.

Film ARUMI

Bisa jadi dengan judul Arumi, tentu saja hal inipun berkat skenario yang ditulis Bon Astravita AS, stigma hantu dalam film Indonesia akan berganti nama dan wajah. Selama ini sebutan hantu dan dijadikan judul film adalah Sundel Bolong, Mak Lampir, Nini Towok,  Jailangkung, Pocong, dan Wewe Gombel, yang semuanya itu berkesan seram, termasuk judul Suster Ngesot, tapi mulai awal Januari 2018, ada hantu bernama Arumi. Dan seperti hantu-hantu yang lain di film Indonesia, berwajah menakutkan. Hanya saja pada film Arumi, tampang hantu yang menakutkan itu ditampilkan sekian detik saja dengan sorot mata bercahaya, selebihnya adalah berupa kunang-kunang yang bertebaran di malam hari.

Kunang-kunang yang bertebaran di malam itu demikian banyak, dan itulah adalah hantu yang tidak terlihat kasat mata. Gambaran hantu semacam itu yang divisualkan dengan wujud kunang-kunang, tidak diingkari merupakan kreativitas yang perlu digaris bawahi tinta tebal. Begitupun menyebut hantu dengan sebutan Arumi tidak lain sapaan yang melankolis. Alih-alih kita ini yang tidak mampu melihat hantu, terkecuali memiliki indera keenam,  barangkali, menjadi tahu serta memahami bahwa hantu itu rupanya lembut, halus, dan bening seperti kunang kunang. Itulah hantu baru yang tertampilkan di film Arumi. Maka, apabila mengomentari film Arumi dilihat dari sudut pandang sisi artistik, patutlah tersipu semata, sembari berguman”Selamat datang hantu baru di film Indonesia”.

Ditilik dari sisi komersial film Arumi belum bisa diramalkan, namun film bergenre hantu alias horor tidak punya resiko. Seperti halnya film bertema lawakan, maksudnya film horor  dan film lawakan pasti laku. Maklum para penonton memerlukan sekali hiburan. Buat apa menonton bioskop jika mesti berkerut dahi. Penonton perlu rileks, tertawa lepas, dan ditakut-takuti, mengingat kesehariannya sudah dihimpit derita yang sesak.

Sejak Arumi diputar  awal Januari 2018 dan mendapat jatah 41 layar serta bersanding dengan film bertajuk Forever Holiday in Bali yang diputar di 62 layar dan film Maipa Deapati dan Datu Museng yang hanya dapat jatah 22 layar. Dari ketiga film itu sama-sama memiliki kans yang  sama dalam meraih penonton.

Kenyataannya, untuk bisa menggaet penonton tidak seperti hitung-hitungan matematika. Ada faktor keberuntungan, ada pula faktor yang di luar logika. Sementara ketiga film tersebut promosinya tidaklah gencar tapi hasil yang diraih dari tiga film itu dalam menjaring penonton tidak mengecewakan, setidaknya produsernya bisa tersenyum. Sampai tanggal 14 Januari 2018. Arumi meraih 18. 228 penonton. Sedangkan Holiday in Bali menyabet 14.329 penonton, lantas film Maipa Deapati dan Datu Museng disaksikan 28.909 penonton.

Film Maipa Deapati dan Datu Museng, diproduksi oleh perusahaan yang berkantor di Makassar, dan kisahnya pun tentang kepahlawanan bangsawan asal Sulawesi Selatan melawan penjajah VOC yang dibumbui lakon cinta sehidup semati, adalah daya tarik yang membuat penonton datang ke gedung bioskop. Perlu dicatat di Jakarta hanya dua bioskop, dua layar yang memutar film produksi perusahaan yang berbasis di Makassar. Di Makassar sendiri film Maipa Deapati dan Datu Museng menjadi hits, dan penuh penonton.

Maipa Deapati dan Datu Museng

Lakon dengan muatan lokal yang menjadikan film Maipa Deapati dan Datu Museng membuat bioskop di Makassar dipadati penonton, karcis ludes terjual. Bagaimana dengan Arumi, Jakarta dan di beberapa mendapat sambutan penonton secara simpatik. Dari judul yang bernada teduh bila dilafalkan, bukan tidak mungkin publik datang ke gedung bioskop untuk menonton. Padahal Arumi adalah nama hantu dan sebutan hantu di film Indonesia pada zaman now. Dan bukan tidak mungkin juga Arumi akhirnya menjadi nama baru untuk menyebut hantu. Jadi … mari ucapkan Selamat Datang Hantu Baru di Film Indonesia. (snm; foto din)

Bagikan :

About Yayo Sulistyo

Check Also

RAYAKAN ULANG TAHUN KE 29 RCTI UTAMAKAN PENGHIBUR DALAM NEGERI

Indonesiadaily.co.id-, Dalam rangka ulang tahun ke 29 Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) menggelar beragam tayangan ...

WAHYU, EKO, DAN NURMAN WAKILI INDONESIA DI AJANG CASTROL ASIA PACIFIC CARS SUPER MECHANIC GRAND FINALS DI MALAYSIA

Indonesiadaily.co.id-, Castrol Asia Pacific Cars Super Mechanic Contest diselenggarakan pada level regional untuk menemukan dan ...

CASTROL KEMBALI HADIRKAN SUPER MECHANIC CONTEST 2018 BERBASISKAN EDUKASI

Indonesidaily.co.id-, Gelaran Castrol Super Mechanic Contest tahun 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 12-13 Agustus lebih ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *