Home / PELANGI / ROADSHOW 5 KOTA DAN RILIS ALBUM MAHANDINI MENUJU KONSER TUNGGAL SAMUCCAYA DEWA BUDJANA

ROADSHOW 5 KOTA DAN RILIS ALBUM MAHANDINI MENUJU KONSER TUNGGAL SAMUCCAYA DEWA BUDJANA

Indonesiadaily. co.id-, Petualangan Dewa Budjana dalam berkarya mencipta album solonya selalu menyimpan banyak energy berlipat. Ada seorang musisi menyatakan kalau ada musisi yang punya talenta tinggi dan berkerja keras, dia adalah Budjada (Dewa Budjana). Selalu ada kejutan dalam membuat aransement musik ditiap albumnya sehingga berbeda. Permainan gitar Dewa Budjana memiliki kekuatan, daya pikat, dan keunikan yang terbangun dalam struktur serta komposisi yang apik dan indah.

Dewa Budjana

“Kalau soal biaya dibicarakan saya bingung menjelaskannya. Ketika masih sendiri mobil atau tanah bisa langsung saya jual, ketika sudah berkeluarga saya cari sponsor. Ada yang bilang musik Budjana segmentik, tapi saya bersyukur sekarang banyak teman-teman yang support”, ujar Dewa Budjana.

Menyebut rekam jejak seorang Dewa Budjana dalam berkarier musiknya terutama dalam bersolo album akan tercatat karya seperti Nusa Damai, Gitarku, Samsara, Home, Dawai In Paradise, Joged Khayangan, Surya Namaskar, Hasta Karma, dan Zentuary. Disetiap album solo Dewa Budjana masing-masing memiliki kekuatan berbeda.

Diakhir tahun 2017 Dewa Budjana sempat mengagetkan warga net dengan mengunggah postingan di akun instagramnya @dewabudjana dengan mengumumkan album terbarunya ‘Mahandini’. Album solo ke 10 ini terasa istimewa seperti amazing band karena Dewa Budjana menggaet pemain keyboard band metal Dream Theater Jordan Rudees, Marco Minneman drummer asal Jerman yang pernah menjadi runner up audisi drummer untuk Dream Theater dan juga pernah membantu album Steven Wilson, Kreator, dan Joe Satriani. Pemain bass perempuan asal India Mohini Dey yang pernah berkolaborasi dengan John Mclaughlin dan kerap menemani gitaris Steve Vai. Kemudian ada Mike Stern (gitar) serta vocal unik dari Soimah. Selain itu kehadiran dari gitaris John Frusciante yang pernah memperkuat raksasa musik dunia Red Hot Chili Peppers menjadikan album Mahandini menjadi penuh gizi.

Dewa Budjana di panggung

“Saya merekam lagu-lagu untuk album baru di Amerika Serikat, dan album baru ini diberi tajuk Mahandini. Selama rekaman di USA saya merasakan dan meresapi sebagai sebuah proses karena cita-cita sekolah dulu ke USA, tetapi nga jadi sekolahnya. Mahandini terdiri dari dua suku kata Maha (besar atau agung) dan Nandini (kendaraan). Jadi album Mahandini ini ibarat kendaraan yang agung. Saya merasakan sebuah tantangan dalam menyelesaikan album Mahadini dimana banyak musisi hebat terlibat dalam album ini. Karena dalam tantangan itu mewujudkan sebuah komposisi dan itu penting”, ujar Budjana.

Lemmon ID berkolaborasi kembali dengan Dewa Budjana, dimana tahun 2016 mereka sempat berkerjasama menggelar Zentuary di Tebing Breksi, Yogyakarta. Ditahun 2018 dalam rangka menjelang rilis album Mahandini, Dewa Budjana menggelar tur 5 kota Samuccaya Roadshow To Mahandini Dewa Budjana : Purwokerto (12 September), Cirebon (13September), Yogyakarta (18 September), Semarang (20 September), Solo (25 September). Berbicara tur di kota Solo akan berbeda dengan 4 kota lainnya, karena hanya di kota Solo yang melaksanakan konser show di luar ruangan.

“Di Samuccaya banyak yang mengedepankan Indonesia. Dua lagu yang masuk dalam daftar lagu yakni Queen Kanya dan Mahandini. Dua lagu bahkan sudah sempat diperkenalkan dalam beberapa pentas. Queen Kanya, merupakan sebuah lagu sebagai persembahan untuk Ratu Kanya yang dulu merupakan penguasa di Klungkung yang memerangi Belanda. Ratu ini bahkan sangat ditakuti oleh Belanda karena berhasil menewaskan salah satu petinggi Belanda saat itu. Ini lagu untuk beliau, dan kami sedang memperjuangkan nama beliau menjadi salah satu pahlawan Nasional”, ujar Dewa Budjana.

Dewa Budjana dan band

Lemmon ID yang menjadi produser eksekutif album Mahandini, juga menjadi promotor dari Samuccaya Roadshow To Mahandini. Formasi band yang akan menerjemahkan komposisi-komposisi yang tertuang dalam album Mahandini dalam format live 5 kota adalah Shadu Rasjidi (bass), Demas Narawangsa (drum), Saatsyah (flute), Irsa Deswiti (piano), serta Marthin Siahaaan (keybord).

Setelah melakukan serangkaian roadshow dan perilisan album Mahandini, pada bulan Desember 2018 mendatang Dewa Budjana akan mempersembahkan sebuah konser tunggal bertajuk SAMUCCAYA DEWA BUDJANA. Konser akan melibatkan sejumlah artis dan musisi tanah air serta Jay Subianto sebagai Creative Directornya. (lela; foto tcs)

Bagikan :

About admin

Check Also

RENDEZVOUS ACRYLIC WOOL DENGAN BAHAN FAUX LEATHER DAN BATIK CIREBON MERMOTIF WAYANG DI KARYA NINA NUGROHO

Indonesiadaily.co.id-, Karya Nina Nugroho yang ditampilkan di Indonesia Modest Fashion Week 2018 baru-baru ini adalah ...

PERTUMBUHAN PESAT BUMI SERPONG DAMAI MEMBUAT RESTORAN BUMI SAMPERIUN BUKA CABANG KE 2

Indonesiadaily.co.id-, Kota penyangga Jakarta, di kawasan selatan Jakarta yakni Bumi Serpong Damai, Tangerang mengalami pertumbuhan ...

MUSDALUB PERSATUAN ARTIS MUSISI MELAYU DANGDUT INDONESIA DKI JAKARTA SUKSES DIGELAR

Indonesiadaily.co.id-, Dibalik kesuksesan Musyawarah Daerah Persatuan Artis Musisi Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) DKI Jakarta ada ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *