Home / PELANGI / I SEE FEST 2019 DIDUKUNG REPUBLIC COMMUNITY HADIR UNTUK MENJADI EVENT INTERNASIONAL

I SEE FEST 2019 DIDUKUNG REPUBLIC COMMUNITY HADIR UNTUK MENJADI EVENT INTERNASIONAL

Indonesiadaily.co.id-, Ide yang berawal karena melihat Gelora Bung Karno (GBK) setelah usai digunakan sebagai arena perhelatan Asian Games sangat bagus serta akses menuju Gelora Bung Karno (GBK) sangat mudah bisa menggunakan KRL Commuter Line, Transjakarta, maupun MRT (Mass Rapid Transit), maka lahirlah Indonesia Senayan Festival (I SEE Fest) 2019 yang di prakarsai oleh LIMA Armada Utama dan Pengelola Gelora Bung Karno (GBK).

Deddy Andu Director PT. LIMA Armada Utama

“Kami melihat Jakarta setelah menjadi tuan rumah Asian Games terutama GBK sangat bagus, dan prasarana sangat menunjang serta akses yang mudah di jangkau. Maka lahirlah I SEE Fest 2019, yang merupakan festival outdoor pertama di Indonesia dengan konsep International Creative Culture-Outdoor Festival yang menghadirkan beragam fitur, antara lain produk kreatif, kuliner, kegiatan luar ruang, travel, dan pameran budaya dari dalam dan luar negeri yang dapat menjadikannya sebagai salah satu pilihan destinasi keluarga sepanjang pekan”, kata Deddy Andu Director PT. LIMA Armada Utama, saat Press Conference Republic Community – I SEE Fest 2019 di Granada Studio, Jl. Bumi, Jakarta Selatan, Senin (12/8).

Gelaran perdana I SEE Fest 2019 akan mengangkat tema Experience the Ambience dengan menghadirkan bermacam-macam promo dari produk-produk favorit dan aktivitas untuk keluarga. I SEE Fest jika dilafalkan juga bisa diartikan sebagai saya datang untuk melihat festival artinya menjadi ajakan bagi publik untuk datang dan berkunjung di pameran I SEE Fest 2019.

“I SEE Fest 2019 diharapkan dapat menjadi ikon pameran baru bagi masyarakat ibukota Jakarta dan sekitamya, dengan konsep terbuka sehingga memberikan nuansa liburan jalan-jalan sambil berbelanja bersama keluarga. Kami ingin I SEE Fest 2019 akan menjadi festival luar ruang pertama di Indonesia yang isinya cukup komplet dan beragam, sesuai minat dan gaya hidup masyarakat perkotaan”, ujar Deddy Andu.

Harry Koko Santoso Deteksi Production

Pada kesempatan itu Harry Koko Santoso selaku konseptor acara menyampaikan bahwa di Indonesia saat ini sedang ramai-ramainya komunitas, baik komunitas wartawan, komunitas pop, komunitas reage, komunitas indie, dll. Dan tiga bulan lalu Harry Koko biasanya CEO Deteksi Production ini disapa, menyampaikan kepada Deddy Andu bahwa apabila ada acara besar nanti, dan memang ada acara besar namanya I SEE Fest 2019. Kita ingin komunitas-komunitas ini menjadi bagian dari perjalanan musik Indonesia, yang bisa membantu mempercepat kemajuan musik Indonesia.

“Republic Community ini sebenarnya ingin menyatukan teman-teman musisi, teman-teman media dalam sebuah pameran besar pertama kali di outdoor yang akan selenggarakan di sekitaran lingkungan Gelora Bung Karno (GBK). Dari data saya ada 300 wartawan yang akan menjadi bagian dari perjalanan komunitas ini, oleh sebab itu hari ini kita sudah mulai yang pertama. Nanti akan ada 12 kali pertemuan media, kemudian musisi, tentunya dengan I SEE Fest 2019 sendiri”, kata Harry Koko.

Deddy Andu juga menyampaikan mengapa mereka menggandeng Harry Koko, karena mereka sudah kerjasama lebih dari sekali. Selama berkerja bersama Harry Koko sangat puas dan tidak hanya berhasil, tapi ada idealisnya. Dan berbicara mengenai mengangkat bagaimana temen-temen musisi ini bisa di akomodir menjadi sesuatu yang lebih baik dan itu akan menjadi sesuatu yang berguna untuk kemajuan musik Indonesia.

Deddy Andu dan Harry Koko Santosa

Pihak penyelenggara mengangkat konsep hybrid festival di I SEE Fest 2019 karena selain sebagai event penjualan produk ritel untuk konsumen juga menggabungkan aktivitas menarik sesuai dengan minat, hobi, dan antusiasme pengunjung. Di ajang festival ini juga akan menampilkan berbagai hiburan kreatif seperti art & light festival, outdoor cinema, creative art display, gathering komunitas, dan tuning & modification.

Festival perdana Indonesia Senayan Festival (I SEE Fest) 2019 akan menempati lahan outdoor Gelora Bung Karno diantaranya Plasa Sudirman, Plasa Timur, Parkir Timur, Plasa Tenggara, Parkir Selatan dan Ring Road Stadion Utama seluas total ; 40,000 m2 dan rencananya akan menampilkan paviliun manca negara Asia, 250 eksibitor, dan delapan area yang berbeda. I SEE Fest 2019 akan digelar selama 10 hari dari tanggal 27 September – 6 Oktober 2019. Jam buka festival pada Senin Jumat mulai pukul 15:00 – 22:00 WIB, Sabtu mulai pukul 09:00 – 22:00 WIB dan Minggu mulai pukul 07:00 – 22:00 WIB.

Pameran I SEE Fest 2019 menargetkan lebih dari 100.000 pengunjung akan hadir di kegiatan ini terbagi atas 8 (delapan) area yang masing-masing memiliki karakteristik yang kreatif dan menarik. Kedelapan area tersebut diantaranya Avenue of the World, Travel Around the World, Hobbyist Heaven, Sport Till You Drop, Street Food Arcade, Market Place Corner, Playground at The Park, dan Mini Racing Area. Dan dalam satu hari penyelenggaraan akan tampil 21 band atau penyanyi yang terbagi dalam 4 panggung pentas, yang uniknya adalah panggung utama dibuat tidak begitu besar di banding pangung-panggung lainnya.

“Kita perlahan dapat menghadirkan musisi dari Indonesia, khusus Jakarta kita bisa tampilkan lebih dari 10 Band. Tapi kalau dari Propinsi lain ada keterbatasannya, hanya satu yang bisa kita hadirkan, contoh dari Propinsi Papua kita hanya satu. Kita akan seleksi setiap minggu, dan yang kita anggap baik akan kita tampilkan bersama musisi lainnya. Setiap minggunya akan ada seleksi, dalam seminggu dua sampai empat jam akan ada audisinya”, ujar Harry Koko.

Halus Lembut Band

I SEE Fest 2019 diproyeksikan sebagai salah satu destinasi hiburan untuk keluarga karena menghadirkan beragam budaya lokal maupun budaya dari berbagai negara di Asia. Pavilion budaya ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang memperkenalkan keunikan budaya Indonesia yang beragam pada umumnya dan budaya lokal Jakarta pada khususnya.

“Goalnya adalah sekiranya pameran I SEE Fest 2019 menjadi event internasional yang menjembatani bagaimana sisi kreatif dan culture itu ada. Juga dapat sebagai tempat untuk menampilan produk-produk lokal 100% buatan Indonesia, sehingga mampu menarik minat pengunjung untuk mengenal produk kreatif Indonesia lebih dekat”, pungkas Deddy Andu. (lela; foto tc)

 

Bagikan :

About admin

Check Also

68 PELAJAR SMA DIKUKUHKAN PRESIDEN JOKOWI MENJADI ANGGOTA PASKIBRAKA 2019 DI ISTANA NEGARA

Indonesiadaily.co.id-, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengukuhkan 68 pelajar SMA ...

MENDUKUNG DIGITALISASI SPBU PERTAMINA EZEELINK LUNCURKAN E-VOUCHER PERTAMINA

Indonesiadaily.co.id-, Jalinan kerjasama antara Ezeelink dengan PT. Pertamina Retail dalam menghadirkan e-voucher Pertamina adalah untuk ...

EMPOWERING BLOCKCHAIN SUMMIT 2019 JAKARTA AKAN RUMUSKAN MASA DEPAN INDUSTRI BLOCKCHAIN

Indonesiadaily.co.id-, Teknologi blockchain bukan hanya terkait dengan mata uang, tapi kini sudah bisa diaplikasikan pada ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *