Home / PELANGI / BOARDGAME BUSINESSCRAFT SEBUAH CARA BELAJAR INOVASI DALAM BISNIS

BOARDGAME BUSINESSCRAFT SEBUAH CARA BELAJAR INOVASI DALAM BISNIS

Indonesiadaily.co.id-, Baru-baru ini di FX Sudirman Jakarta, CIAS bersama Kummara dan Klub lnovator Bisnis menyelenggarakan event BusinessCraft Play-Day, yaitu sebuah aktivitas belajar sambil bermain BusinessCraft secara bersama-sama. Event yang berlangsung diikuti oleh 150 pemain. Bukan hanya para pelaku UKM dan anggota komunitas bisnis yang bermain, namun juga tim yang mewakili perusahaan-perusahaan besar di lndonesia ikut turut serta.

Indrawan Nugroho, CEO Corporate Innovation Asia (CIAS)

“Kita hari ini berkumpul untuk maju, sekarang ini jumlah usaha ataupun pengusaha naik jumlahnya tetapi tidak naik kelasnya, hal itu terjadi karena mereka tidak memperhatikan strategi dan inovasi. Dibutuhkan semangat intrepenur untuk maju dan naik kelas tetapi masalah yang sering ditemui adalah kemalasan untuk masuk kelas dan belajar, karena dari pada masuk kelas dan belajar lebih baik waktu itu digunakan untuk berjualan”, ujar Indrawan Nugroho, CEO Corporate Innovation Asia (CIAS) dalam sambutannya.

Perusahaan-perusahaan yang mengirimkan timnya ke event ini diantaranya adalah PT. Nutrifood lndonesia, PT. Nestle Indonesia, Telkomsel, PT. Nokia lndonesia, Permata Bank, PT. Kansai Prakarsa Coatings, PLN Corporate University, PT. PLN (persero) pusdiklat, PT. PZ Cussons lndonesia, PT. Finnet lndonesia. Kalbis institute, PT. Sigma Opu Utama, PT. MSI Investasi, dan masih banyak lagi. Sementara komunitas bisnis yang juga turut serta diantaranya G-Coach, Komunitas Tangan Di Atas, Komunitas Saudagar Nusantara, Provokas!, STIFIN Institute, Komunitas Sukses Mulia, HCI Elite, dan lainnya.

“Permainan papan BusinessCraft menghadirkan tingkat engagement yang tinggi (keterlibatan aktif para pemain) dan itu merupakan kunci keberhasilan sebuah proses pembelajaran. Sehingga dalam waktu 2 jam saja, para pemain dapat menguasai cara mengembangkan bisnis dan memenangkan persaingan”, ungkap Indrawan Nugroho di sela-sela aktivitasnya memfasilitasi permainan.

Boardgame BusinessCraft Play-Day

Presiden Joko Widodo sendiri melalui Perpres No.2 Tahun 2015 mencanangkan program pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan kapasitas inovasi dan teknologi sebagai upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Program ini dinilai mendesak mengingat situasi persaingan khususnya serangan produk luar negeri terhadap produk lokal yang semakin keras.

Maka diperlukan upaya yang serius dan masif untuk meningkatkan kreativitas bisnis para pelaku UKM dan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Kreativitas yang dimaksud meliputi desain produk dan strategi bisnis serta pemasaran. Sayangnya banyak pelatihawpelatihan bisnis yang ada dinilai oleh para pelaku usaha terlalu panjang, rumit dan kurang menarik.

Corporate innovation Asia (CIAS), sebuah konsultan inovasi bisnis di Jakarta menawarkan sebuah solusi berupa metode belajar inovasi bisnis menggunakan media permainan papan (Boardgame) yang bernama ‘BusinessCrait’. Melalui permainan ini para pelaku usaha belajar prinsip-prinsip kunci terkait strategi membangun dan mengembangkan bisnis dengan cara yang cepat, mudah dan menyenangkan. BusinessCraft dibuat atas kerjasama CIAS dengan Kummara, sebuah perusahaan desain Game dari Bandung.

Satu papan permainan BusinessCraft dapat dimainkan oleh 3 hingga 15 orang. BusinessCraft dapat dimainkan secara mandiri, namun demikian permainan papan ini akan lebih optimal jika dimainkan dengan panduan seorang fasilitator yang bersertifikat dari CIAS dan Kummara. Fasilitator tersebut bukan hanya berperan untuk memandu jalannya permainan, namun juga membantu pemain untuk menemukan poin-poin pembelajaran yang penting, hingga menuangkan hasil pembelajaran tersebut ke dalam bentuk rencana aksi nyata dalam bisnisnya.

“Pernah dua orang anak saya bermain dengan teman-teman bisnis saya, dironde awal memang mereka kalah, tetapi anak-anak mempunyai perhatian yang tinggi, mereka perhatikan peraturan game, mau membaca secara detail, dan teman-teman saya tidak pakai kartu inovasi kalaupun dipakai hanya yang biasa, karena main set teman saya adalah bisnis yach seperti itu. Tapi pada putaran terakhir, yaitu putaran ke 5 anak-anak saya mulai menguasai bahkan bikin kongkalingkong, bersinergi (kongsi) untuk menghancurkan bisnis teman-teman saya. Jadi Sabar… Mengamati… Ambil Momentum”, ujar Indrawan Nugroho bersemangat.

Tiga Motivator dalam Event BusinessCraft Play-Day

Proses pembuatan papan permainan BusinessCraft membutuhkan waktu lebih dari satu tahun. Sebelum resmi diluncurkan, BusinessCraft telah diujicobakan ke berbagai jenis pemain dari beragam latar belakang dan rentang usia. Hasilnya, BusinessCraft terbukti dapat dimainkan dan memberi manfaat pembelajaran yang dalam untuk siapapun yang memainkannya. Papan permainan BusinessCraft dijual seharga Rp.500,000,-. Terkait informasi produk dan pembelian, silakan kunjungi www.businesscraftame.com. (nia; foto tc)

Bagikan :

About Yayo Sulistyo

Check Also

FILM KUNTILANAK MENGHIBUR ANAK-ANAK DI IDUL FITRI

Indonesiadaily.co.id-, Rizal Mantovani sebagai sutradara yang banyak sukses menggarap film genre horor tidak mau terjebak ...

DJOKO SANTOSO GELAR BUKA BERSAMA SERTA HAUL IBU MERTUA MERAJUT PERSATUAN DAN PERJUANGAN

Indonesiadaily.co.id-, Menggelar acara buka bersama di bulan Ramadhan dengan mengundang teman, kolega, dan ormas kepemudaan ...

ARTIS SENIOR LINTAS GENRE GELAR SANTUNAN ANAK YATIM

Indonesiadaily.co.id-, Beberapa artis senior dari beberapa genre seperti, Action, Drama, Horor, MC, dan Pendongeng.  Diantaranya Anto Wijaya,  Atin ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *