Home / FILM / FILM TERIMAKASIH CINTA MENGANGKAT EDUKASI MENGENAI KELUARGA DAN EMPATI KE PENDERITA

FILM TERIMAKASIH CINTA MENGANGKAT EDUKASI MENGENAI KELUARGA DAN EMPATI KE PENDERITA

Indonesiadaily.co.id-, Secara film Terimakasih Cinta bisa dikategorikan film yang bakal diburu penikmat film genre melow. Tapi karena penggarapannya kualitas F TV, terlalu mengayun atau lamban. Sehingga penonton seperti disuguhi cerita Film TV, sebagai sutradara berpengalaman Tema Patrosza mestinya sudah khatam masalah F TV yang dipanjang-panjangin ceritanya, agar mendapatkan episode yang panjang. Sementara untuk film, hal itu tidak berlaku. Karena begitu 10 menit penonton disuguhi cerita yang diayun mereka akan meninggalkan bioskop atau tidur.

Poster Film Terimakasih Cinta

Padahal film Terimakasih Cinta pembuatannya membutuhkan waktu 2 tahun. Terima Kasih Cinta novelnya lumayan laris dan dimaksud sebagai bentuk penghormatan terhadap Eva Meliana Santi, orang dengan pengidap penyakit lupus (odapus) yang meninggal pada 1 April 2014. Film ini mengangkat kisah nyata Eva Meliana yang disadur dari novel besutan Djono W. Oesman berjudul 728 Hari.

Terimakasih Cinta menceritakan masa remaja, Eva adalah anak yang aktif bergerak dan berprestasi di bidang non-akademik. Dia bergaul dan sempat berpacaran seperti remaja pada umumnya. Sampai suatu ketika, Eva yang kerap pingsan pada klimaksnya divonis menderita lupus dan mengalami kondisi kesehatan yang pasang-surut.

Kisah yang diangkat memang tentang Eva Meliana, tetapi keinginan mengenalkan kota Bekasi kepada khalayak umum dari sang produser eksekutif Wiwiek Hargono tampak begitu kentara. Framing ini tampak dari pengambilan gambar di muka lokasi yang berulang seperti RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid dan SMAN 1 Bekasi. Tampilan ini terkesan kaku dalam film, umumnya, nama-nama lokasi ini jarang ditampakkan dan langsung merujuk pada pokok konten cerita.

Mulai dari dramatisasi cerita, penuturan, dan dialog antar pemain, hingga balutan kisah romansa remaja klasik, jadi cerita yang mudah ditebak ala film televisi (FTV), benci jadi cinta, melamar, ada pertentangan dari orangtua. Putri Marino main ciamik, pantas kalau ia pernah dinobatkan sebagai artis terbaik pada FFI 2017 lewat film Posesif.

Tampilan pemain utamanya pun mencoba menghadirkan dua pemain senior Cut Mini Theo dan Gary Iskak. Ada pula dua pemain cilik A. Z. Bintang Kamil dan Bunga Jasmine Azalea, dua anak dari Wiwiek Hargono dan Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.

Eva Meliana Santi adalah putri sulung dari tiga bersaudara anak pasangan Sugiarti dan Badaruddin warga asal Bekasi, Jawa Barat. Eva divonis menyandang lupus, yaitu penyakit autoimun yang terlalu aktif hingga menyerang sistem kekebalan tubuh diri sendiri. Dia mendapat vonis lupus sejak berusia belasan tahun.

Dalam bayang-bayang kematian, ada orang-orang yang mau mencintainya. Namun, tak hanya itu, film ini juga memperlihatkan cinta dari berbagai sisi, baik dari sahabat, orangtua, saudara, dan kekasih yang semuanya terangkum di film yang akan tayang di bioskop Indonesia, mulai Kamis, 17 Januari 2019.

Film produksi Bintang Pictures ini menghadirkan para pemain kenamaan, seperti Achmad Megantara (Rian), Meusyarah Oemri (Dewi), Gery Iskak (Ayah Eva), Cut Mini (Ibunda Eva), Allan Dastan (adik Eva), Unjque Priscilla (adik Eva).

Gary Iskak dalam film Terimakasih Cinta

Gary Iskak, yang berperan sebagai ayah Eva mengaku sempat terbawa suasana saat syuting berlangsung. Dia mengaku tidak bisa menyembunyikan air kesedihannya dari cerita yang dibangun. “Saya terharu dan sedih, karena perjuangan Eva sedemikian rupa untuk melawan sakitnya. Tapi takdir berkata lain”, kata Gary.

Sebagai produser Wiwiek Hargono mengaku lega, film Terimakasih Cinta sebagai anak pertama Bintang Picture bisa direlease. “Alhamdulillah dengan basic saya bukan dunia film, tapi saya mencoba masuk ke film dengan mengangkat dunia edukasi mengenai keluarga, empati ke penderita lupus, tertatih-tatih dan perlahan bisa dinikmati”, kata Wiwiek.

Seperti diketahui, Lupus merupakan penyakit yang terkait dengan kekebalan tubuh manusia. Penyakit ini termasuk dalam penyakit autoimun dan menjadi salah satu penyakit mematikan pada jenis Eritematosus Sistemik atau yang juga disebut dengan Systemic Lupus Erythematosus (SLE). Salah satu artis dunia yang menderita penyakit ini adalah mantan kekasih Justin Bieber, Selena Gomez. (byl; foto mas tb)

Bagikan :

About admin

Check Also

FILM 11:11 APA YANG KAU LIHAT ? MENGANGKAT KISAH SILUMAN BAWAH LAUT

Indonesiadaily.co.id-, Film 11:11 secara cerita menarik, gambar yang disajikan seputar destinasi wisata Lampung lumayan menghibur ...

FILM KEMPO GIRLS AKAN DIWUJUDKAN DALAM BENTUK LAYAR LEBAR

Indonesiadaily.co.id-, Banyak cara dilakukan memperkenalkan olahraga yang ditekuni kepada publik. Salah satunya dengan memproduksi film ...

FILM ORANG KAYA BARU SEBUAH KOMEDI SATIR IMAJINASI DARI JOKO ANWAR YANG MENGHIBUR

Indonesiadaily.co.id-, Film yang baik, menghibur, dan berkualitas dimulai dari sekenario yang baik. Sehingga sang sutradara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *