Home / BUMI HIJAU / Bukit Sulap, Paru-paru “Kota Seribu Ruko” Lubuk Linggau

Bukit Sulap, Paru-paru “Kota Seribu Ruko” Lubuk Linggau

Sumsel-Ditengah pertumbuhan perekonomian yang berdampak pada pembangunan Rumah Toko (Ruko) yang berdiri kokoh dan berderet sepanjang jalan Utama Kota Lubuk Linggau hingga perbatasan kota (Kota seribu ruko), nuansa hijau dari Bukit Sulap seakan menjadi paru-paru warga Kota yang menempati kawasan seluas 401,50 Km atau 40.150 Ha yang meliputi 8 wilayah kecamatan dan 72 kelurahan.

Tak hanya sebagai paru-paru Kota yang mulai memiliki hak otonom pada 17 Agustus 2001 lalu, Bukit Sulap juga merupakan salah satu icon wisata alam yang tak kalah dengan wisata alam daerah lain di Sumatera Selatan.

Bukit yang ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan dengan ketinggian 700 meter dari permukaan laut itu menawarkan nuansa alami dan asri. Tak heran, bukit sulap menjadi lambang dari Kota Lubuklinggau.

Salah seorang pecinta alam, Alpasis muhajirin menceritakan, kawasan objek wisata Bukit Sulap terletak ± 2 km dari pusat Kota Lubuklinggau dan untuk sampai kepuncaknya membutuhkan waktu ± 1,5 jam berjalan kaki melalui jalan setapak berbatu dan tanah. Bukit ini cukup menantang bagi wisatawan dan pencinta alam yang senang berpetualang.

Dari puncak Bukit Sulap pengunjung dapat leluasa memandang keindahan alam Kota Lubuklinggau, apalagi di malam hari akan lebih menarik lagi.

Yang tidak kalah menariknya di lereng Bukit Sulap terdapat sungai dengan air yang bening. Sungai tersebut diberi nama sungai Kesie, airnya mengalir di sepanjang sungai tersebut dengan panorama alam yang indah sehingga Bukit Sulap akan memberikan ketenangan dan kesejukan.

Keunikan lainnya di lereng Bukit Sulap juga terdapat situs berupa 4 (empat) buah kuburan tua. Salah satu dari kuburan tersebut dikenal masyarakat sebagai kuburan kramat Bujang Kurap.

Konon dalam cerita rakyat, Bujang Kurap adalah salah satu tokoh sakti Musi Rawas dan Kota Lubuklinggau pada masa itu, tulisnya dalam http://alpasismuhajirin.blogspot.co.id.

Belajar dari Bukit Sulap, Saatnya kita semua peduli bumi hijau, bumi asri untuk kita dan anak cucu kelak(*)

Berbagai sumber/ft ist

Bagikan :

About admin

Check Also

MERAWAT HUTAN SIBERUT DEMI MERAWAT KEARIFAN LOKAL

Indonesiadaily.co.id-, Diperoleh kabar dan hal ini dilontarkan dalam pertemuan warga Pulau Siberut dengan awak media ...

“FLORIKULTURA INDONESIA 2017” KEBANGKITAN INDUSTRI FLORIKULTURA NASIONAL

Jakarta,- Selama enam tahun terakhir, sejak 2010 hingga 2016, data produksi serta produktivitas agribisnis florikultura ...

DEMI KELESTARIAN ALAM KORINDO GROUP TANAM 5000 POHON DI JAKARTA

Jakarta,- Dalam rangka ikut melestarikan kelestarian alam, Korindo group salah satu perusahaan perkebunan dan kehutanan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *