Home / BUDAYA / PERPUSNAS TIDAK HANYA DIBERI MANDAT MERAWAT NASKAH KUNO TETAPI JUGA MENGGALI ISI DAN MENYEBARKANNYA

PERPUSNAS TIDAK HANYA DIBERI MANDAT MERAWAT NASKAH KUNO TETAPI JUGA MENGGALI ISI DAN MENYEBARKANNYA

Indonesiadaily.co.id-, Sepanjang perjalanan sejarah bangsa Indonesia, naskah-naskah Nusantara telah menjadi sumber inspirasi para pendiri bangsa ini. Kita mempelajari bahwa para founding father mencoba menggali dan mencari jati diri kebangsaan melalui sejarah masa lalu bangsa Indonesia. Pancasila sendiri disusun berdasarkan konsensus yang dilandasi oleh sumber pengetahuan khas Indonesia, sementara semboyan negara Bhinneka Tunggal Ika bisa tergali berkat pembacaan yang cermat terhadap naskah Jawa Kuno berjudul Sutasoma.

Pembukaan Festival Naskah Nusantara IV

“Indonesia merupakan negara yang sangat kaya. Bahkan, ia mengatakan belum ada yang mengalahkannya. Pasalnya Indonesia, katanya, memiliki tidak kurang dari 120 aksara pada masanya. Sampai saat ini masih ada 20 aksara yang terus digunakan. Perpusnas menyimpan sekitar 11 ribu naskah kuno. Perpusnas tidak hanya diberi mandat untuk merawatnya, tetapi juga menggali isi dan menyebarkannya”, kata Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando dalam sambutannya membuka Festival Naskah Nusantara IV di Gedung Perpusnas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/9).

Naskah Nusantara adalah dokumen tertulis yang menjadi khazanah karya budaya bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia sepatutnya bersyukur dengan kenyataan bahwa tidak semua bangsa memiliki peninggalan tertulis yang menjadi ciri kemajuan peradaban. Kekayaan naskah Nusantara ini sangat melimpah, tersebar di hampir seluruh kepulauan di Nusantara.

Jelaslah bahwa naskah-naskah sebagai sumber sejarah memiliki peran yang signifikan dalam mendorong pembangunan manusia berjati diri Indonesia. Naskah-naskah Nusantara bukan hanya mengandung kisah-kisah sastra, tetapi melingkupi hampir semua bidang kehidupan manusia Indonesia: keagamaan, filsafat, etika, ilmu pengetahuan, teknologi, astronomi, kemaritiman, hukum, diplomasi, hingga ekonomi.

Edi Dolan pencipta aksara ALCEDO

Kearifan-kearifan lokal seperti nilai-nilai toleransi dan akulturasi sebagaimana tertuang dalam naskah-naskah keagamaan, misalnya, telah dipraktekkan dan diaktualisasikan masyarakat Indonesia sejak masa lalu, dan perlu terus-menerus diwacanakan di Indonesia dewasa ini. Demikian halnya dengan teks-teks hukum adat yang menjadi panduan masyarakat Indonesia dalam bermasyarakat, begitu juga naskah-naskah yang berisi kemaritiman mencerminkan pemahaman mendalam bangsa Indonesia terhadap lautan.

Naskah-naskah ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut oleh para filolog. Selain itu, seiring dinamika perkembangan ilmu pengetahuan, pengkajian-pengkajian naskah meniscayakan kajian yang bersifat interdisipliner, yang melibatkan berbagai ahli dan stakeholder, sehingga dampak dari hasil penelitian itu dapat lebih diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia masa kini.

Memperhatikan hal tersebut, maka tema besar yang diangkat dalam kegiatan Festival Naskah Nusantara IV (FNN IV) “Relevansi, Kontekstualisasi, dan Aktualisasi Nilai-nilai Kearifan dalam Naskah Nusantara Menuju Indonesia Maju”. Pelaksanaan Festival Naskah Nusantara IV tahun 2018 direncanakan diselenggarakan selama sepekan, hingga tanggal 22 September 2018.

Salah satu budaya nusantara di Festival Naskah Nusantara IV

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), asosiasi profesi yang bergerak di bidang pernaskahan Nusantara. Untuk mengenal bagaimana cara pembuatan naskah kuno pada zaman dahulu, terdapat workshop pembuatan naskah kuno dengan media kertas hingga daun lontar di bagian lobi Perpustakaan Nasional. Semua workshop ini bisa dijajal secara gratis. (lela; foto tcs)

Bagikan :

About admin

Check Also

MELALUI BIMBINGAN EDUKASI LANGSUNG GALERI NASIONAL LIBATKAN PELAJAR UNTUK MENJADI APRESIATOR SENI TERHEBAT

Indonesiadaily.co.id-, Melakukan kunjungan kepameran seni tengah menjadi fenomena bagi generasi muda perkotaan di Indonesia. Foto ...

SERUPA BUNYI PERAN GALERI NASIONAL INDONESIA DAN PENGUATAN PROGRAM INTERNASIONAL GAMELAN FESTIVAL 2018

Indonesiadaily.co.id-, Program dukungan/sinergi antar lembaga budaya telah dilaksanakan Galeri Nasional Indonesia (GNI) setiap tahun. Dalam ...

KYOTO KIMONO GAKUIN KYOTO HONKO DEMONSTRASIKAN PEMAKAIAN KIMONO DAN YUKATA

Indonesiadaily.co.id-, Ada tata cara khusus memakai Kimono karena itulah pakaian ini hanya dipakai saat perayaan tradisional ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *