Home / BUDAYA / PENDANGKALAN SUNGAI DAN TUMPUKAN SAMPAH INSPIRASI IDRIS BRANDY BERKARYA

PENDANGKALAN SUNGAI DAN TUMPUKAN SAMPAH INSPIRASI IDRIS BRANDY BERKARYA

Indonesiadaily.co.id,- Melangkahkan kaki dengan tekad dan berbekal kanvas, cat akrilik, kuas lukis Idris Brandy kali ini menciptakan karya dengan menyerap inspirasi dari tumpukan sampah dan pendangkalan aliran sungai citarum.

Idris Brandy melangkah ke aliran sungai citarum

“Pertama kali melakukan survey ke aliran sungai citarum, aku melihat aliran sungai masih dipenuhi oleh sampah dan limbah, tapi ketika hari ini ingin memvisualkan karya yang aku temui malah pendakalan sungai dan tumpukan sampah di bekas TPA”, ujar Idris pada saat berkarya di aliran sungai citarum (6/5/18).

Dengan dibantu menggunakan perahu menyusuri aliran sungai citarum hingga ditempat dimana perahu sudah tidak dapat melintas lagi karena pendangkalan sungai oleh lumpur dan limbah Idris Brandy turun kedalam aliran sungai dan mulai menggelar kanvasnya.

Gejolak dihati yang bercampur menahan emosi, amarah dengan keinginan berkarya karena melihat Air Mata di Mata Air langsung dicurahkan oleh Idris dengan menggoreskan kuas dan menuangkan warna diatas kanvas.

Idris Brandy berkarya turun ke lumpur

Lokasi pertama yang diambil dengan harus terjun kedalam aliran yang berlumpur tidak menghambat pergerakan lelaki yang baru saja berpameran dengan tema RESET 1 ini, malah geraknya makin lincah dalam menggoreskan dan menuangkan warna-warna yang mewakili emosi dan ispirasinya.

Bergeser ke lokasi ke dua di bekas TPA Idris Brandy menggelar kanvas di atas tumpukan sampah, suasana panas TPA malah menambah semangat bagi Idris untuk berkarya. Langit biru dengan beberapa awan putih dan tumpukan sampah serta pemandangan bukit dikejauhan seakan menjadi shymponi musik didalam dirinya untuk menorehkan kuas dan tangan dalam menuangkan warna-warna yang mewakili dirinya.

Dua karya yang diciptakan oleh Idris Brandy hanya dalam waktu sekitar 8 jam dengan mengambil 2 lokasi di aliran sungai citarum sangatlah indah dan penuh dengan gejolak emosi sang seniman dalam memandang fenomena di sekitar aliran sungai citarum.

Idris Brandy menggoreskan karya di atas tumpukan sampah

“Bagiku alam adalah aku dan aku adalah alam. Harapan aku dengan berkarya dialiran sungai citarum ini adalah mengajak masyarakat untuk perhatian dan memelihara lingkungan. Janganlah aliran sungai citarum ini dikotori oleh limbah. Aku ucapkan terima kasih kepada Dan Sektor 6 Kolonel Inf Yudi Zanibar dan jajaran Kodam III Siliwangi yang telah membantu Aku berkarya, terlebih menjaga kebersihan aliran sungai citarum ini”, pungkas Idris Brandy. (nia; foto tc)

Bagikan :

About Yayo Sulistyo

Check Also

GALERI NASIONAL INDONESIA KUMPULKAN KOMUNITAS SKETSA DALAM PAMERAN SKETSA [RE]KREASI GARIS

Indonesiadaily.co.id-, Sketsa kini sering didengar di kalangan nonakademis, yakni dikerjakan oleh warga (urban) yang menggemari ...

LUDRUK IRAMA BUDAYA HIBUR MASYARAKAT JAKARTA DI BULAN AGUSTUS

Indonesiadaily.co.id-, Nasib kesenian tradisional memang makin memprihatikan, usaha untuk pelestarian terus dilakukan oleh para pelaku ...

MELALUI BIMBINGAN EDUKASI LANGSUNG GALERI NASIONAL LIBATKAN PELAJAR UNTUK MENJADI APRESIATOR SENI TERHEBAT

Indonesiadaily.co.id-, Melakukan kunjungan kepameran seni tengah menjadi fenomena bagi generasi muda perkotaan di Indonesia. Foto ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *