Home / BUDAYA / MENCARI HILAL DI EUR0PALIA ART FESTIVAL INDONESIA

MENCARI HILAL DI EUR0PALIA ART FESTIVAL INDONESIA

Indonesiadaily.co.id-, Paling tidak ada dua film yang bertema pesantren diikut sertakan dalam Europalia Art Festival Indonesia. Festival yang berlangsung selama tiga bulan keliling di beberapa kota Eropa, namun  berpusat di negara Belgia,  tidak hanya mengetengahkan media film saja, melainkan juga kesenian, seperti menampilkan Tari Topeng asal Cirebon.

Satria Madangkara

Untuk karya film, diputar film-film bertema Islam, serta keberagaman, tetapi yang spesial mengambarkan latar belakang pesantren ada dua film, yakni 3 Doa 3 Cinta besutan Nurman Hakim dan Mencari Hilal besutan Ismail Basbeth. Film lain yang ditayangkan di festival itu ialah Laskar Pelangi disutradarai Riri Riza, Lovely Man, dan Saur Sepuh I dengan tajuk Satria Madangkara karya Imam Tantowi.

Film-film Indonesia yang diputar di Europalia Art Festival Indonesia itu memang membicarakan masalah keberagaman dan tentang Islam. Hal ini sengaja diharapkan publik Eropa mendapatkan perspektif lain mengenai Islam Indonesia yang tentu saja tidak identik dengan Arab. Film-film Indonesia inipun diharapkan pula mampu mengikis cap terorisme yang selama ini ditabalkan  pada sejumlah negara, termasuk Indonesia.

“Kendati Indonesia negara Islam terbesar di dunia, nyatanya di Indonesia keberagaman tetap terjaga”, ujar Nan Achnas, kurator program film, kepada Indonesiadaily melalui telepon genggam beberapa waktu lalu.

Film -film Indonesia ini, saat ini masih diputar di bioskop Cinema Vendome Brussels, Belgia, milik Peggy Fol. Menurut Nan Achnas, masyarakat Brussesls menyukai film-film Indonesia, setidaknya belajar banyak hal tentang Indonesia.

Hal ini juga diakui oleh Peggy Fol, pemilik bioskop yang memutar film -film Indonesia. Film Saur Sepuh :Satria Madangkara banyak diminati publik Brussels yang menganggap film tersebut  tetap relevan bagi masyarakat Eropa sekarang ini. Mengingat kisah film itu bertutur soal perang saudara dan dendam. Sementara persoalan tersebut hanya akan menyengsarakan siapapun.

Di Indonesia film Saur Sepuh termasuk sukses dalam meraih penonton. Saking suksesnya malah diproduksi sampai lima judul. Pertama diberi tajuk Satria Madangkara produksi tahun 1988 disutradarai Imam Tantowi yang juga menulis skenario. Kisahnya memang fiksi dengan latar belakang akhir Majapahit. Putra Hayam Wuruk dari selir menuntut hak sebagai raja Majapahit yang saat itu diperintah Wikrama Wardhana, menantu Hayam Wuruk. Untuk menandingi Majapahit, Bre Wirahbumi mendirikan kerajaan Pamotan. Yang terjadi kemudian berujunglah perang besar antara kerajaan Majapahit dengan Pamotan, dan Brahma Kumbara, Raja Madangkara yang berkehendak mendamaikan perang itu, akhirnya pun terlibat pula perang, jadinya perang memang membuat sengsara rakyat.

Saur Sepuh Pesanggrahan Keramat

Film Saur Sepuh termasuk legendaris yang mewakili gengre film silat era 1980an. Terakhir diproduksi Saur Sepuh V dengan judul Istana Atap Langit. Mengenai Saur Sepuh Madangkara ini, sejak 1988 -2012 tersimpat  di Mandarin Lab Hong Kong. Adalah Lavesh  Samtani, CEO 13 Entertaument yang pada tahun 2017 merestorasi film Saur Sepuh I ini. Adalah juga Lavesh Samtani, Nan Achnas, serta Peggy Fol yang berusia 63 tahun, pemilik bioskop keluarga:Cinema  Vendome yang terus mendampingi publik Brussels  menyaksikan film Saur Sepuh sampai usai. Nyatanya warga Brussels menyukai serta merta menyenangi. Film Saur Sepuh I ini dipilih  karena dianggap  mewakili genre film aksi  silat khas Indonesia yang berbeda dengan  film silat Hong Kong maupun China. Menurut Nan Achnas, Saur Sepuh tergolong juga subgenre film religi yang memperlihatkan bahwa di Indonesia tidak hanya ada satu agama seperti  yang terlihat dari kebanyakan film religi Indonesia saat ini. Di film Saur Sepuh agama Hindu pun muncul. (snm; foto dok)

Bagikan :

About Yayo Sulistyo

Check Also

FILM MANDALIKA UNTUK DUNIA

Indonesiadaily.co.id-, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Lombok Tengah H. Lalu Moh Putria S.Pd ...

PUTRIA SANG PENJAGA BUDAYA LOMBOK TENGAH

Indonesiadaily.co.id-, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah H. Lalu Moh Putria, S.Pd, M.Pd ...

UPACARA MATTOMPANG ARAJANG RANGKAI PERAYAAN HARI JADI BONE KE 688

Indonesiadaily.co.id-, Upacara adat Mattompang Arajang di gelar dalam rangka HUT ke-688 Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *