Home / BUDAYA / KARADA DANCE SERU DAN CARA MUDAH BELAJAR BAHASA JEPANG

KARADA DANCE SERU DAN CARA MUDAH BELAJAR BAHASA JEPANG

Indonesiadaily.co.id-, WakuWaku Japan Corporation menggelar acara kontes menari dengan titel “Kontes Karada Dance aJapan”. Program original yang sedang tayang di WakuWaku Japan, yakni “Asonde Manabu Nihongo aJapan / Let’s Enjoy! Play and Learn Japanese” (selanjutnya disingkat “aJapan”) adalah program edukasi untuk anak-anak yang tinggal di luar negeri supaya tidak merasa asing dengan “bunyi” Bahasa Jepang, melalui lagu, irama dan animasi yang dapat dinikmati orang tua dan anak sambil mempelajari Bahasa Jepang.

aJapan Karada Dance

Ini adalah program pendidikan yang menyajikan pembelajaran bahasa Jepang dengan menggunakan media lagu, irama, animasi, dan bisa dinikmati bersama orang tua. Anak-anak dapat menari dan menyanyi sambil mengingat nama-nama anggota tubuh atau karada seperti, ATAMA (Kepala), KAO (Wajah), KATA (Bahu), MUNE (Dada), ONAKA (Perut), dengan lagu senam “Ebikanics” yaitu lagu orijinal program yang lirik dan lagunya diciptakan oleh Keropons yang sangat populer di kalangan anak-anak. Dan ini menjadi suatu program acara TV yang dapat mengenalkan Bahasa Jepang dengan cara mengasyikkan.

Hari Sabtu 20 Januari 2018 merupakan puncaknya dari Kompetisi Final Karada Dance aJapan dan juga untuk memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang berlangung di SD Global Ismaic School, Condet, Jakarta Timur. Penyanyi PPAP, Piko Taro atau yang bernama asli Kazuhito Kosaka yang juga menjadi Ambasador Waku Waku Japan menjadi juri tunggal, dan pemenangnya akan mendapatkan ticket menikmati perjalanan pulang pergi ke negeri Jepang.

Piko Taro Di Kompetisi Final Karade Dance

“Kalau belajar bahasa sambil dipadu dengan gerak dan musik akan lebih cepat mengingat. Dan saya mempunyai keinginan untuk lebih mengenalkan budaya Jepang dan artis-artis Jepang ke Indonesia. Orang Indonesia sangat hangat, dan ini kedua kalinya saya datang ke Jakarta, Indonesia dan udaranya sedang panas, tetapi saya tetap ingin tetap terus berhubungan dengan Indonesia”, ujar Piko Taro di acara kompetisi final Karada Dance Japan di Global Islamic School Condet Jakarta (20/1).

Karada Dance aJapan yang berawal dari pendaftaran dan kualifikasi sejak 25 September 2017 hingga 29 Desember 2017 ini, di gelar di 5 sekolah, sebut saja; Jakarta International Multicultural School, SD Bhakti Mulya, SD Global Islamic School, SD Providentia, dan SD Tarakanita 2. Sebagai project yang terkait dalam program ini, saat ini sedang dilakukan suatu promosi kontes ke seluruh dunia, dimana dalam kontes ini peserta diharuskan untuk menarikan Karada Dance, kemudian direkam lalu di-posting di Instagram.

Sebelum acara kompetisi final Karada Dance dimulai Hiroaki Kato mengajak anak-ana yang hadir di acara tersebut untuk belajar bahasa jepang yang dasar dan mudah seperti Ohayougozaimasu (selamat pagi), Konnichiwa (selamat siang), Arigatougozaimasu (terima kasih), Sayounara (selamat tinggal), serta tidak lupa kata-kata ATAMA (Kepala), KAO (Wajah), KATA (Bahu), MUNE (Dada), ONAKA (Perut), yang merupakan kata yang di gunakan di Karada Dance dan para peserta dengan mudah dan bisa mengikuti karena disampaikan oleh Hiroaki Kato dengan cara santai dan gembira.

Hiroaki Kato Di Acara Karada Dance

Acara kompetisi final Karada Dance sendiri di ikuti oleh delapan peserta baik tampil sendiri maupun dua orang, para peserta ada yang dari Jakarta, Bandung, Purwoketo, dan Yogyakarta, setelah semua finalis tampil akhirnya terpilih pemenangnya adalah peserta kakak beradik dari Bandung yang memang sudah mempersiapkan diri dengan latihan rutin serta kostum untuk acara final.

“Point nilai dari kompetisi final Karada Dance ini bukan dari bagaimana mereka pandai menari, tetapi bagaimana mereka menari dengan ceria, gembira, dan bahagia, ini lah point yang akan saya berikan kepada para finalis Karada Dance hari ini”, pungkas Piko Taro dengan semangat. (nia; foto tcs)

Bagikan :

About Yayo Sulistyo

Check Also

DIBUTUHKAN KEPASTIAN HUKUM UNTUK MENYELAMATKAN SITUS KOTA KAPUR

Indonesiadaily.co.id-, Menjadi sorotan masyarakat Pangkalpinang, Ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bahwa situs Kota Kapur, terletak ...

TRADISI MAKAN BAJAMBA AKAN TERSAJI DI HARI PERS NASIONAL SUMBAR 2018

Indonesiadaily.co.id-, Makan Bajamba atau juga disebut Makan Barapak adalah tradisi makan yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau dengan cara duduk ...

KOLABORASI DUA KEMENTERIAN MENGGELAR BUDAYA MARITIM 2017

Indonesiadaily.co.id-, Berkolaborasi melakukan program kerja dengan menjalin kebersamaan dan menggulirkan kreativitas, harapan, visi dan misi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *